Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts
Gunung Chimborazo, Ternyata Lebih Tinggi dari Gunung Everest

Gunung Chimborazo, Ternyata Lebih Tinggi dari Gunung Everest

[​IMG]

Seperti ini penampakan Gunung Chimborazo yang ternyata lebih tinggi dari Everest.

Guys, kalau kamu ditanya gunung apa yang paling tinggi di dunia, kamu pasti akan serentak menjawab, Gunung Everest! Yups yups, siapa sih yang nggak tahu gunung yang terletak di puncak Himalaya itu.

Tapi, baru-baru ini, ada beberapa ilmuwan yang mengungkap hal mencengangkan soal Gunung Everest. Kata mereka, Everest, yang selama ini dikenal sebagai gunung tertinggi di dunia, nggak ada apa-apanya dengan sebuah gunung lain yang terletak di kawasan benua Amerika bagian selatan.

[​IMG]

Lansiran Independent, gunung itu namanya Gunung Chimborazo, terletak di negara Ekuador. Jika diukur dengan cara tradisional, yakni dari permukaan laut, Everest memang masih yang tertinggi, menjulang 8.848 meter di atas permukaan laut. Ribuan meter selisihnya dengan gunung-gunung tertinggi di dunia lainnya.

Tapi, kata para ilmuwan ilmuwan itu nih, gara-gara bentuk Bumi yang unik, Everest masih kalah tinggi dari Chimborazo. Everest cuma menang apabila diukur dari permukaan laut. Tapi, kalau diukur dari pusat Bumi, Chimborazo masih lebih tinggi.

Ini disebabkan karena bentuk Bumi yang nggak bulat sempurna, yaitu agak rata di bagian atas dan dasarnya, tapi menggelembung di bagian tengah.

Nah, Gunung Chimborazo yang terletak di ekuator ini dekat banget sama bagian Bumi yang menggelembung di bagian tengah itu. Jadinya, kalau diukur dari pusat Bumi, tinggi Chimborazo jauh melebihi Everest. Everest kabarnya hanya sepertiga Chimborazo apabila diukur dari pusat Bumi.

Gunung Everest juga bukan gunung tertinggi di dunia jika diukur dari beberapa parameter lain. Gunung Mauna Kea yang terletak di Hawaii, jauh lebih tinggi dari pada Everest jika diukur dari dasar hingga puncaknya. Namun, Everest lebih unggul, pasalnya kaki gunung Mauna Kea terletak jauh di dasar laut.

Siapa sih yang nggak tahu reputasi Everest yang dikenal sebagai salah satu gunung yang paling sulit didaki. Sementara itu, Chimborazo relatif lebih mudah didaki, hanya butuh dua pekan untuk naik ke puncaknya, jauh lebih singkat daripada pendakian ke puncak Everest yang butuh waktu hingga dua bulan.
Danau Toba Ternyata Menyimpan 'Kekuatan' yang Tersembunyi

Danau Toba Ternyata Menyimpan 'Kekuatan' yang Tersembunyi

[​IMG]

Keindahan yang dipancarkan dari Danau Toba memang tak dipungkiri. Bahkan saking indahnya, Danau Toba menjadi obyek wisata primadona di Provinsi Sumatera Utara. Danau vulkanik seluas 1.265 kilometer persegi ini merupakan danau terluas di Indonesia dan Asia Tenggara.

Terlepas dari sisi keindahannya, tahukah kamu bahwa danau nan indah menyimpan ‘kekuatan’?

Ivan Koulakov dan rekan-rekannya dari Siberian Branch of the Russian Academy of Sciences menemukan adanya ‘kekuatan’ di dalam Danau Toba, yakni kolam magma yang tumbuh di bawah kaldera Toba. ‘Kekuatan tersembunyi’ ini dilihat dengan menggunakan data seismik.

Dengan menggunakan data seismik untuk melacak sistem saluran Toba, tim peneliti memperoleh saluran rumit dengan magma yang bergerak naik melalui tingkat tertentu. Tim itu juga melacak magma hingga kedalaman 159 kilometer.

Pada level itu, sejumlah besar unsur-unsur kimia atmosfer dihasilkan di subduksi, batas antar lempeng yang bersifat konvergen.

[​IMG]

Tim peneliti mengatakan, meski terlihat tenang tetapi “mesin” yang menghasilkan magma akan terus aktif. Hal ini bukan tidak mungkin akan menimbulkan letusan dahsyat yang pernah terjadi 74.000 tahun lalu, yang telah membinasakan 60 persen makhluk hidup kala itu.

“Terdapat kemungkinan bahwa, dalam jangka waktu panjang, letusan besar akan terjadi berulang kali hingga (sistem patahan) Investigator Fracture Zone, di mana menjadi sumber terbesar letusan dahsyat, menghujam ke bawah Toba,” ungkap ilmuwan seperti dilansir International Business Times.

Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa kita tak perlu cemas akan hal tersebut. Sebab, letusan dahsyat itu kemungkinan besar akan terjadi dalam ratusan ribu tahun mendatang.

“Magma cair dan volatile di kerak kemungkinan belum dicapai, sehingga letusan dahsyat berikutnya diperkirakan baru akan terjadi dalam beberapa tahun puluh ribu atau ratusan ribu tahun mendatang,” lanjutnya.
5 Senjata Paling Lebay Sepanjang Sejarah

5 Senjata Paling Lebay Sepanjang Sejarah

[​IMG]

Sepanjang sejarah, manusia telah mengembangkan senjata baru yang tentu saja diharapkan sangat mematikan ketika diajak bertempur. Beberapa sistem telah terbukti efektif dan menunjukkan reputasi brutal. Tetapi tidak sedikit yang justru hanya menjadi proyek sia-sia. Senjata yang dihasilkan justru tidak efektif. Berikut adalah lima senjata-beberapa yang paling berlebihan sepanjang sejarah.

1. The Battleship

[​IMG]

Battleship atau kapal perang dengan ukuran besar muncul pertama dengan HMS Dreadnought ketika memasuki layanan dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris pada tahun 1906. Pada saat itu desainnya sangat revolusioner. Tidak seperti kapal perang generasi sebelumnya, Dreadnought dipersenjatai dengan persenjataan yang semuanya besar yakni sepuluh meriam 12 inch. Ketika kapal ini datang, kapal perang lain langsung menjadi usang.

Namun kapal perang generasi jumbo ini sangat mahal dan fungsinya lebih banyak digunakan untuk masa damai sehingga hanya untuk menunjukkan kekuatan nasional. Akhrinya umurnya habis untuk berlayar saja. Ketika perang, kapal besar ini juga jarang sekali berada di garis depan pertempuran karena sifat lamban mereka pun sebagian besar hanya jadi pertunjukan.

Satu-satunya dreadnoughts terlibat dalam duel di Jutland selama Perang Dunia I. Tetapi di pertempuran ini pun Angkatan Laut justru takut kapal raksasa dan mahal tersebut rusak.

Selanjutnya, selama Perang Dunia II, banyak kapal perang hancur karena serangan udara. Menjelang akhir perang, dengan kekuatan udara menjadi dominan, kapal besar menjadi target empuk serangan udara.

Kapal perang terbesar ini pun memunculkan perdebatan. Kapal raksasa dinilai justru menghambat perang dan terlalu memakan biaya besar yang seharusnya bisa digunakan untuk sektor lain. Jerman setelah kapal raksasa meraka Bismarck dan Tirpitz dihancurkan dari udara oleh pembom Lancaster Inggris akhirnya memilik kembali ke model fjord Norwegia. Sementara itu kapal besar seberat 72.000 ton Yamato dan yang lebih kecil Musashi keduanya milik Jepang juga tenggalam oleh kekuatan udara yang berbasis kapal induk.

2. Tank Tiger I

[​IMG]

Nazi Jerman Panzerkampfwagen VI Tiger Ausf.E, biasanya disebut Tiger, adalah salah satu tank yang paling ditakuti di arsenal Wehrmacht dan Waffen-SS. Tank ini berukuran raksasa dengan baju besi frontal tebal yang hampir tak tertembus oleh senjata anti-tank pada masanya. Dia juga memiliki meriam besar 88mm. Ditempatkan di batalyon tank independen, Tiger menjadi reputasi menakutkan.

Namun, Tiger sudah usang pada saat itu diterjunkan pada 1942 karena tidak memiliki fitur seperti baju besi miring. Tank ini juga mengalami over-engineered dan mahal. Boros bahan bakar dan sering rusak. Nazi akhirnya hanya berhasil membangun 1.347 Tiger. Sebagai perbandingan, Soviet membangun lebih dari 60.000 tank T-34 Panther

Tank Panther lebih kecil, lebih cepat, dan lebih bermanuver, sedangkan senjata yang 75mm yang memiliki jauh lebih tinggi moncong velocity- memiliki kinerja penetrasi baja lebih baik dari meriam 88mm Tiger. Panther juga lebih terlindungi dari depan dengan armor miring 80mm, yang menawarkan kinerja yang unggul dibandingkan dengan Tiger 100mm dari pelat baja datar. Lebih penting lagi, Panther separuh lebih murah dibanding Tiger dan bisa diproduksi lebih cepat.

3. Ilyushin Il-2 Sturmovik

[​IMG]

Ilyushin Il-2 Sturmovik adalah pesawat serangan darat mencapai status hampir mitologis dalam militer Soviet selama Perang Dunia II. Soviet membangun lebih dari 36.000 pesawat tempur yang diberi sebutan Great Patriotic War di Rusia. Il-2 meningkatkan moral pasukan darat Tentara Merah, tetapi efektifitasnya justru benar-benar dipertanyakan.

Aircrew Soviet yang terbang dengan Sturmovik menderita kerugian besar ketika melawan Luftwaffe selama Front Timur. Pesawat ini ternyata tidak memiliki kemampuan manuver tinggi. Dia juga tidak membawa bom besar terutama bila dibandingkan dengan P-47 Thunderbolt dan Hawker Typhoon milik negara Barat. Parahnya lagi, pesawat ini juga tidak akurat dalam menjatuhkan senjata. Jadi, meskipun memperoleh reputasi mistis dan menakutkan Il-2 justru banyak mengalami kekalahan.

4. Norden Bombsight

[​IMG]

Norden bombsight adalah inovasi Perang Dunia II lain dengan reputasi yang jauh dari apa yang diharapkan. Militer AS menghabiskan anggaran 1,5 miliar dolar AS. Jumlah yang luar biasa untuk tahun 1940 untuk mengembangkan bombsight tersebut. Untuk perbandingan seluruh seluruh Manhattan Project yang menghasilan bom atom hanya menghabiskan sekitar 3 miliar dolar.

Sayangnya, bombsight benar-benar payah. Bahkan, kurang dari 50 persen dari bom yang dijatuhkan menghancurkan seperempat mil dari target. Angkatan Laut, misalnya, mengakui masalah awal dan beralih ke menyelam pengeboman segera. Inggris-juga mengakui kesia-siaan presisi bom-bom untuk seluruh kota di Jerman.

Presisi serangan udara benar-benar tidak layak sampai munculnya bom dipandu laser menjelang akhir Perang Vietnam. Sekarang, tentu saja, ada bom dipandu GPS, yang membuat serangan jauh lebih mudah-setidak-tidaknya untuk pilotnya. Untuk target tentu ini sangat merepotkan.

5. Jet Tempur Generasi Kelima

[​IMG]

Salah satu contoh paling modern dari senjata yang terlalu berlebihan adalah pesawat tempur generasi kelima. Amerika Serikat menghabiskan lebih dari 470 miliar dollar AS pada F-22 dan F-35, tetapi biaya pesawat ini begitu banyak dan butuh waktu lama untuk mengembangkan, mereka sudah usang dalam beberapa kasus. Sebagai contoh, sensor elektro-optik yang dibenamkan di hidung F-35 sudah 10 tahun dipasang dan belum juga pesawat itu beroperasi. Apa iya tidak ketinggalan jaman dengan perkembangan teknologi yang sedemikian cepat.

Selain itu juga dibutuhkan biaya lebih dari satu triliun dolar untuk menjaga pesawaat ini dalam pelayanan. Dengan kata lain biaya pemeliharaan pesawat siluman juga teramat mahal. Pesawat tersebut juga harus dimodifikasi untuk menjaga mereka tetap relevan dengan keadaan.

Tapi musuh tidak tinggal diam. Rusia dan China sudah bekerja pada pertahanan udara jaringan baru digabungkan dengan radar baru yang beroperasi di UHF dan VHF yang mengancam untuk menetralisir investasi besar-besaran Amerika di jet tempur generasi kelima.

Menurut para ahli industri, akhirnya musuh akan dapat memandu senjata dengan radar band UHF dan VHF -yang akan menetralisir kemampuan siluman F-22 dan F-35. Akhirnya banyak uang yang justru terbuang sia-sia.
Dermaga Terpanjang di Dunia Sejauh 6,5 Km di Meksiko

Dermaga Terpanjang di Dunia Sejauh 6,5 Km di Meksiko

[​IMG]

Biasanya, dermaga dibangun dengan panjang kurang dari 1 – 2 km. Tapi di Progreso, Yucatan, Meksiko, ada sebuah dermaga yang disebut-sebut sebagai yang terpanjang di dunia. Turis yang turun dari kapal pun harus naik shuttle bus atau taksi agar tidak lelah berjalan kaki.

Dibangun dengan beton bertulang, dermaga menjorok keluar dari pantai Teluk Meksiko sejauh 6,5 km, dan terlihat lebih seperti sebuah jembatan ke negeri yang jauh. Dermaga yang sangat panjang ini diperlukan untuk memungkinkan kapal-kapal besar berlabuh karena pantai Yucatan sangat dangkal. Beting batu kapur yang membentuk Semenanjung Yucatán melandai jauh pada sudut dangkal yang secara harfiah butuh beberapa kilometer sebelum air cukup dalam untuk mengakomodasi kapal-kapal besar. Penumpang turun pada ujung dermaga, dan kemudian menaiki kendaraan antar-jemput gratis atau taksi ke pantai dan ke kota.

[​IMG]

Dermaga awalnya memiliki panjang 2.100 meter dan dibangun antara tahun 1937 dan 1941, menggantikan dermaga kayu yang dibangun pada awal abad terakhir. Pada tahun 1988, tambahan sepanjang 4.000 meter ditambahkan untuk meningkatkan kapasitas dermaga dalam penanganan kapal kargo dan kapal kontainer.

Foto dari Pier Progreso diambil dari Stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2014. Progreso Pier juga struktur beton pertama di dunia yang dibangun dengan tulangan baja stainless yang mengandung nikel. Meskipun kualitas beton yang digunakan relatif kurang bagus, dermaga telah bertahan di lingkungan laut yang keras dan telah dalam pelayanan terus menerus selama lebih dari 70 tahun tanpa perbaikan besar atau kegiatan pemeliharaan rutin.

[​IMG]

Sebaliknya, dermaga tetangga yang terletak hanya 200 meter ke barat dari dermaga Progreso, kondisinya sangat memburuk dengan kolom-kolom dan suprastruktur yang hampir seluruhnya hilang, meskipun dua puluh tahun lebih muda. Dermaga yang baru dibangun dengan tulangan baja karbon.

[​IMG]

Insinyur struktur sering mengutip Progreso Pier sebagai contoh untuk menunjukkan konsekuensi dari menggunakan bahan yang berbeda selama konstruksi, dan pentingnya pilihan bahan tulangan selain dari beton.

[​IMG]

Letusan Gunung Berapi di Mars 2 Miliar Tahun Silam



Hasil gambar untuk gunung berapi marsPenelitian Mars selama ini merupakan hal yang tidak membosankan bagi para ilmuwan. Laporan ilmiah terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances baru-baru ini mengungkapkan, bahwa ada letusan gunung berapi di Mars 2 miliar tahun silam.

Dalam sebuah pernyataannya, seperti dilansir dari USA Today, profesor fisika dan astronomi dari Universitas Purdue sekaligus anggota tim peneliti, Marc Caffee mengatakan, “Terdapat semacam lahar yang stabil di satu kawasan di permukaan Mars 2 miliar tahun lalu.”



Lalu bagaiman para ilmuwan menentukan sejarah yang begitu panjang dari lahar dan meteorit di Mars itu?

Tim peneliti Purdue University, Amerika Serikat menganalisis temuan meteorit di Aljazair, Afrika Utara pada 2012. Ilmuwan memperkirakan meteorit tersebut berusia 2,4 miliar tahun dan berasal dari letusan gunung berapi di Planet Mars.

“Meteorit yang berlabel Northwest Africa 7635 itu, memiliki berat 6,9 ons. Dan objek seperti Northwest Africa 7635 ini belum pernah ditemukan di Bumi sebelumnya,” kata Caffee.

Sebelumnya gunung berapi di Mars adalah yang terbesar di Tata Surya. Tapi, dengan penemuan meteorit berusia 2,4 miliar tahun tersebut, artinya gunung berapi di Mars juga merupakan yang tertua sepanjang sejarah.

“Meskipun kami tidak pernah menapak planet Mars seperti astronot, tapi kami memiliki beberapa fragmen dari permukaan Mars untuk mempelajari meteorit-meteorit yang memungkinkan para ilmuwan mendalami geologi permukaan Mars,”kata Profesor Caffee.

Planet Mars sudah lama punya area gunung berapi yang paling megah dan terbesar di Tata Surya, termasuk gunung berapi yang dikenal dengan nama Olympus Mons. Adapun mengenai meteorit yang jatuh di Aljazair itu apakah berasal dari Olympus Mons, sejauh ini para ilmuwan belum bisa memastikannya.

Objek Besar Misterius Membuat Matahari Miring Enam Derajat

Objek Besar Misterius Membuat Matahari Miring Enam Derajat

[​IMG]

Ilmuwan mengatakan, dibanding dengan garis khatulistiwa lainnya, matahari ditemukan miring enam derajat. Adapun penyebab dibalik kemiringan ini selalu menjadi misteri astronomi yang belum terungkap selama satu dekade lalu.

Kini para ilmuwan mengemukakan teori baru yang radikal yang menyebutkan bahwa Planet-9, alias Planet X, mungkin telah menggeser setiap planet di tata surya kita, keluar dari kesejajarannya.

Elizabeth Bailey, ilmuwan dari Caltech-California Institute of Technology di Pasadena mengatakan bahwa Planet ke-9 bukan hanya menyebabkan matahari kita mengalami kemiringan enam derajat. Hasil penelitian yang dikemukakan Michael Brown dan Konstantin Batygin pada Januari 2016 lalu mengindikasikan bahwa terdapat planet ke-9 di tepi tata surya kita, hanya saja belum ditemukan.

[​IMG]

Menurut penuturan para ahli, bahwa garis edar semua planet di tata surya berada di posisi yang sama dengan matahari, satu sama lainnya hanya berbeda beberapa derajat. Tapi dibandingkan dengan matahari yang berbeda enam derajat ini cukup signifikan, sehingga membuat kita merasa matahari mengalami kemiringan ketika melihatnya dari bumi.

Selama bertahun-tahun tidak ada yang bisa memberi penjelasan yang rasional terkait apa yang menyebabkan objek yang paling besar di tata surya yakni matahari itu miring enam derajat. Posisi kemiringan matahari tidak sama dengan objek lainnya di dalam tata surya.

Profesor astronomi Brown dari The Barbara and Richard Rosenberg Institute mengatakan, “Ini adalah misteri yang sulit dipecahkan, tingkat kesulitannya membuat orang-orang lebih baik abaikan saja.”

Demi mencari tahu secara jelas, Beiley dan timnya membuat simulasi komputer dan menemukan kemiringan planet ke-8 mungkin disebabkan gravitasi planet ke-9.

[​IMG]

Dalam wawancaranya dengan Space.com, selain mengemukakan teori ini, Bailey juga mengemukakan teori lain yang dapat menjelaskan tentang kemiringan planet-planet di tata surya yang terjadi sekitar 4.5 miliar tahun silam. Salah satu teorinya adalah ketidakseimbangan materi inti semasa permulaan matahari.

Menurut teori Batygin dan Brown, planet yang belum ditemukan ini mengorbit mengitari garis edar matahari, memiliki massa sekitar 10 kali dari massa Bumi. Sementara jarak orbitnya sekitar 20 kalinya jarak Matahari-Neptunus.

“Setiap saat mengamati dengan cermat fenomena-fenomena ini, kita selalu merasa takjub. Dan planet ke-9 ini telah menjelaskan misteri tata surya yang lama tergantung ini,” ujar Batygin.

Selama ini, kemiringan matahari yang membingungkan dan objek lainnya di tata surya ini, merupakan misteri yang tak terpecahkan oleh para ilmuwan. Menurut para ahli, bahwa ditilik dari posisi dan ukuran planet ke-9, gerakannya telah menimbulkan dampak yang kuat pada tata surya. Meskipun ini salah satu penjelasan terkait kemiringan tata surya yang tidak wajar, namun para ahli masih harus terus berusaha menemukan planet ini.




Sumber: Erabaru.net
Teori Baru Tentang Terjadinya GEMPA

Teori Baru Tentang Terjadinya GEMPA

Apakah ledakan dalam Bumi menimbulkan gempa, ataukah sebaliknya?

Sebenarnya pertanyaan ini ditimbulkan oleh adanya pendapat sarjana Barat tentang Drifting Continents yaitu benua-benua yang senantiasa bergerak. Dengan teori ini mereka telah mengetahui adanya sejuta kali gempa bumi setiap tahun di planet ini. Tetapi mereka lupa bahwa kulit Bumi ini telah sangat kuat kukuh malah sangat rapat, karenanya terdapatlah lautan air dua pertiga dari seluruh permukaannya begitupun orang tidak takut lagi berlayar ke mana saja tanpa perasaan akan jatuh di tempat longsor ke dalam perut Bumi.

[​IMG]


Continental Drift dikatakan dengan keterangan lengkap sebagai teori, pertama kali diterbitkan oleh Alfred Wegener (Klik di sini) , meteorologis Jerman, pada tahun 1912. Dia menerangkan bahwa dulunya sekira 200 juta tahun yang lalu benua besar Pangaea telah terpecah, masing-masingnya memisah hingga kini menjadi beberapa benua dan pulau-pulau. Sayang dia tidak menerangkan penyebah terpecahnya Pangaea tersebut, karenanya teori itu belumlah lengkap sebagai dikatakan, tetapi haru berbentuk dugaan yang ditimbulkan oleh keadaan dan pengalaman yang menimpa. Dia hanya berdasarkan bentuk benua-benua yang ujung-ujungnya cocok dihubungkan, serta fosil-fosil dan hewan yang hampir bersamaan pada benua-benua itu. Sampai kini daratan-daratan Bumi tersebut masih bergerak lalu menimbulkan gempa yang mendatangkan bencana dan kematian.

Maka tercatatlah sebanyak 1.200 setasiun seismograf yang mencatat 500.000 goncangan setiap tahun di muka Bumi, di antaranya 100.000 dapat didengar dan dirasakan penduduk, dan 1.000 kali telah mendatangkan bencana. Empat dan lima gempa Bumi berlaku di sekeliling Pasifik sedangkan yang lainnya berada di sekitar India, Laut Tengah dan Atlantik.

Tetapi pada tahun I950 timbullah tantangan hebat dari kalangan ahli geofisika terhadap teori Continental Drift tersebut dengan alasan bahwa kulit Bumi di dasar lautan telah sangat keras dan kuat hingga tidak memungkinkan berlakunya pergeseran benua-benua. Namun pada tahun 1960 tersiar lagi pendapat yang membela teori Alfred Wegener dengan mengemukakan keterangan-keterangan yang menguatkan.

Yang jelas pergeseran posisi benua yang disebut dengan Continental Drift itu tidak punya alasan kuat dan tidak dapat diterima logika wajar, karena jarak antara masing-masing benua dan pulau begitu jauh, bahkan ada yang ribuan mil. Tambahan lagi permukaan Bumi ini terdiri dari 2 per 3 lautan bukan daratan.

Kini kita kembali pada pertanyaan tadi, apakah ledakan yang menimbulkan gempa, ataukah gempa yang menimbulkan ledakan?

Jawabnya ialah keduanya sama saja, gempa menimbulkan ledakan itu sendiri juga menimbulkan gempa. Yang menjadi soal adalah penyebab keduanya. Orang membagi dua macam gempa, yaitu tektonik yang ditimbulkan oleh gerak-gerik lapisan Bumi, dan vulkanik yang ditimbulkan oleh letusan gunung. Gempa tektonik hanyalah kelanjutan dari teori Continental Drift yang tanpa alasan kuat, sementara gempa vulkanik adalah akibat dari akfitivas magma dalam perut Bumi, hingga tercatat sampai sejuta kali gempa bumi besar kecil dalam satu tahun.

Suatu hal yang meniadakan pengetahuan orang Barat tentang penyebab gempa ialah dugaan mereka sendiri mengenai sirkulasi magnet Bumi. Mereka beranggapan bahwa magnet positif di selatan Bumi ke luar ke angkasa kemudian membelok ke arah utara menyelubungi planet ini, seterusnya masuk di kutub utara dan bergerak melalui perut Bumi hingga keluar lagi di kutub selatan. Demikian berulang kali berkepanjangan seperti yang termuat dalam gambar no. 1 yang dikutip dari The Pictorial Encyclopedia of Scientific Knowledge, London.

[​IMG]

Secara nyata gambar demikian telah memperlihatkan kesalahan tentang sirkulasi magnet Bumi. Kesalahan itu bilamana dijadikan dasar perkembangan ilmu pengetahuan, akan tendapatlah kekeliruan yang banyak, akhirnya berupa deadlock hingga berbagai masalah tak mungkin terpecahkan seperti yang menyangkut dengan asal-usul gempa Bumi. Padahal orang sama mengetahui bahwa semua planet bertarikan dengan Surya yang dikitarinya. Masing-masingnya bagaikan bergantung dengan tali magnet yang berhubungan dengan Surya. Jika sirkulasi magnet seperti pada gambar tadi benar kejadian maka Bumi kita tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Surya, akibatnya telah lama melayang jauh entah ke mana di angkasa luas meninggalkan Surya tersebut. Gambar itu juga memperihatkan bahwa magnet hanya berunsur positif, tiada unsur negatifnya. Keadaan demikian tidak cocok dengan kejadian sehari-hari.

a. Jika orang menempatkan suatu batang magnet buatan pada serbuk besi, maka kedua ujung magnet itu sama menarik serbuk tersebut dengan jumlah yang sama banyak. Hal ini membuktikan magnet negatif juga ada bersamaamn dengan magnet positif pada ujung yang berlainan.

b. Jika orang menggantungkan suatu batang magnet secara bebas di udara, maka ujung positif akan tertarik ke utara dan ujung negatifnya tertarik ke selatan. Hal ini membuktikan kedua macam magnet itu selalu ada bersamaan, mengenai wujud dan fungsinya.

c. Jika orang menghubungkan dua ujung kawat beraliran listrik negatif dan positif, maka dia akan menghasilkan cetusan api. Cetusan ini membuktikan adanya unsur negatif bersamaan dengan unsur positif, dan bukanlah negatif magnet itu sesuatu yang kosong hampa.

Tentang keadaan magnet demikian nyata keliru pendapat Barat seperti pada gambar tadI.
Perempuan itu walaupun termasuk golongan negatif, namun dia konkrit ada, bukan kosong hampa. Demikian pula magnet positif dan negatif Bumi.

Jadi untuk menggambarkan sirkulasi magnet Bumi yang selalu berhubungan dengan Surya yang diorbitnya, tentulah unsur magnet negatif juga harus ada bersamaan dengan magnet positif pada kutub yang berlainan. Kedua unsur magnet itu harus dihubungkan dengan Surya yang jadi tempat bergantung bagi Bumi. Tanpa perhitungan skala maka gambar itu adalah sebagai berikut:

[​IMG]

Magnet negatif yang keluar dari utara Bumi langsung bergerak ke utara Surya, keluar di permukaannya dan masuk di selatan Bumi. Sementara magnet positif yang keluar dari selatan Bumi langsung bergerak ke selatan Surya, keluar di permukaannya dan masuk lagi di utara Bumi. Kedua unsur magnet yang berlainan ini berantukan dalam perut Bumi hingga tercatatlah getaran besar kecil sepanjang tahun, dibedakan oleh besarnya radiasi yang datang dari Surya. Perbedaan besar radiasi Surya tersebut disebabkan oleh saling bertarikannya dengan 9 planet lain yang selalu mengorbit, masing-masingnya bermagnet yang sirkulasinya bersamaan dengan magnet Bumi. Manakala ada suatu planet yang kebetulan satu arah dengan Bumi terhadap Surya, maka terjadilah pembesaran radiasi Surya atas Bumi atau atas planet itu, dan berlakulah misalnya gempa, letusan gunung, tornado atau sebagainya.


Kenapa magma Bumi senantiasa panas, dan apakah dia akan berlangsung terus begitu? Boleh pula kita tambahkan di sini: Kenapa permukaan Surya tetap bergolak?

Maka dengan gambaran sirkulasi magnet Bumi tadi dapatlah diketahui kenapa magma tidak pernah mendingin tetapi selalu panas karena dia bertindak selaku fillament besar dengan tegangan tinggi yang selalu menyala dalam perut Bumi. Dia selalu dialiri arus listrik dari kutub selatan dan kutuh utara selaku anoda dan kathoda, dan dengan begitu kelirulah juga pendapat orang yang mengatakan magnet jadi hilang pada suhu yang sangat panas. Dengan gambaran tentang sirkulasi magnet tadi juga dapat pula diketahui kenapa permukaan Surya senantiasa bergolak. karena selalu mengeluarkan aliran listrik kepada 10 planet yang mengitarinya.

Kalau orang memperhatikan apa yang dinamakan dengan Van Allen Belts, lalu dihubungkan dengan keterangan kita berdasarkan Alquran sebagai di atas tadi, akan didapatlah suatu pembukaan baru tentang sirkulasi magnet bumi dengan alasan kuat. Seorang ahli fisika USA yang mengajar di University Iowa Canada, bernama James A. Van Allen, berdasarkan hasil penyelidikannya tahun 1958, dan diperkuat oleh penyelidikan pesawat tak berawak Explorer 1, 2, dan 12, telah menemukan daerah radiasi luas di angkasa keliling ekuator Bumi. Dalam daerah itu, aliran listrik yang datang dari Surya sebagian besar dapat ditangkap oleh lapangan magnet Bumi sekira ribuan mil dari permukaan planet ini. Kalau digambarkan maka daerah itu tampak berbentuk dua tanduk yang saling menantang atau berupa hilal Bulan.

Bagian dalamnya membujur pada 45° garis lintang di utara dan di selatan, sedangkan bagian luarnya sampai pada 62°.
Dikatakan bahwa datang dari Surya itu entah elektron ataukah proton. partikelnya belum diketahui, tetapi jika orang mengikuti keterangan Alquran, maka yang datang dari Surya itu bukanlah partikel tetapi sinar atau gelombang magnet yang menimbulkan perubahan cuaca atau badai magnet pada aurora di angkasa utara dan selatan bumi.
AURORA Sebagai Tanda Sebelum Terjadinya Bencana-Alam (Gempa)

AURORA Sebagai Tanda Sebelum Terjadinya Bencana-Alam (Gempa)

[​IMG]

Sebelum terjadinya Bencana Alam seperti Gempa, ditandai dengan Aurora di kutub utara yang semakin cemerlang, SolarFlare atau lidah api matahari semakin aktif di Surya, itu disebabkan oleh Posisi Surya-Bumi-PlanetLuar yang segaris. Setelah itu diikuti di tempat lain dengan GelombangPanas Tornado Huricane Gunung Meletus dll. Seperti yang terjadi pada Gempa chili 1 april 2014 lalu , bisa dilihat keadaan Aurora, Surya dan Posisi Planet pada tanggal 29 Maret 2014.

[​IMG][​IMG]

Lihat web di bawah ini :
http://www.universetoday.com/110855/...show-tomorrow/

Untuk Posisi Planet ada di sini:

http://www.fourmilab.ch/cgi-bin/uncgi/Solar

Keberadaan Aurora ini dapat dijadikan sebagai Tanda atau Alarm sebelum terjadinya Bencana Alam.
(Lihat Disini Untuk Melihat Keadaan Aurora Setiap Hari:http://www.softservenews.com/Aurora.htm)

Aurora seperti yang kelihatan di angkasa kutub utara bumi, atau juga yang dinamakan Northen Light. Aurora demikian tidak pernah kelihatan di bahagian selatan Planet manapun. Itu ditimbulkan oleh gelombang magnet positif yang datang dari Surya. Karena pernah dikatakan bahwa derajat positif lebih setingkat daripada yang dimiliki oleh negatif maka sewaktu memasuki atmosfir kutub utara terjadilah perebutan memiliki unsur negatif molekul udara antara positif yang datang dari Surya itu dengan positif yang telah ada pada molekul tadi. Karena perebutan itu terjadilah topan magnet pada molekul udara itu hingga sewaktu disinari oleh Surya kelihatan warna warni dan cepat sekali berubah bentuk. Keadaan yang berlaku pada Aurora di utara itu membuktikan kebenaran analisa gerak magnet di bawah ini.

[​IMG]

Bahwa magnet positif yang keluar dari kutub selatan Bumi bukanlah langsung menuju kutub utara tetapi terus ke kutub selatan Surya memasuki tubuh bola api dan kemudian keluar dari permukaan dengan berubah sistem dari Simple kepada Regular. Dari sini baru bergerak menuju kutub utara Bumi. Jika magnet dari selatan Bumi langsung saja ke kutub utara maka tidaklah akan kelihatan Aurora itu karena topan tidak berlaku di sana. Adanya topan magnet yang menimbulkan Aurora adalah perebutan antara positif yang datang dari Surya dengan positif molekul udara.


Suatu hal yang meniadakan pengetahuan orang Barat tentang penyebab gempa ialah dugaan mereka sendiri mengenai sirkulasi magnet Bumi. Mereka beranggapan bahwa magnet positif di selatan Bumi ke luar ke angkasa kemudian membelok ke arah utara menyelubungi planet ini, seterusnya masuk di kutub utara dan bergerak melalui perut Bumi hingga keluar lagi di kutub selatan. Demikian berulang kali berkepanjangan seperti yang termuat dalam gambar no. 1 yang dikutip dari The Pictorial Encyclopedia of Scientific Knowledge, London.

[​IMG]

Secara nyata gambar demikian telah memperlihatkan kesalahan tentang sirkulasi magnet Bumi. Kesalahan itu bilamana dijadikan dasar perkembangan ilmu pengetahuan, akan terdapatlah kekeliruan yang banyak, akhirnya berupa deadlock hingga berbagai masalah tak mungkin terpecahkan seperti yang menyangkut dengan asal-usul gempa Bumi. Padahal orang sama mengetahui bahwa semua planet bertarikan dengan Surya yang dikitarinya. Masing-masingnya bagaikan bergantung dengan tali magnet yang berhubungan dengan Surya. Jika sirkulasi magnet seperti pada gambar tadi benar kejadian maka Bumi kita tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Surya, akibatnya telah lama melayang jauh entah ke mana di angkasa luas meninggalkan Surya tersebut. Gambar itu juga memperlihatkan bahwa magnet hanya berunsur positif, tiada unsur negatifnya. Keadaan demikian tidak cocok dengan kejadian sehari-hari.

Kalau orang memperhatikan apa yang dinamakan dengan Van Allen Belts, lalu dihubungkan dengan keterangan kita berdasarkan Alquran sebagai di atas tadi, akan didapatlah suatu pembukaan baru tentang sirkulasi magnet bumi dengan alasan kuat. Seorang ahli fisika USA yang mengajar di University Iowa Canada, bernama James A. Van Allen, berdasarkan hasil penyelidikannya tahun 1958, dan diperkuat oleh penyelidikan pesawat tak berawak Explorer 1, 2, dan 12, telah menemukan daerah radiasi luas di angkasa keliling ekuator Bumi. Dalam daerah itu, aliran listrik yang datang dari Surya sebagian besar dapat ditangkap oleh lapangan magnet Bumi sekira ribuan mil dari permukaan planet ini. Kalau digambarkan maka daerah itu tampak berbentuk dua tanduk yang saling menantang atau berupa hilal Bulan.

[​IMG]

Bagian dalamnya membujur pada 45° garis lintang di utara dan di selatan, sedangkan bagian luarnya sampai pada 62°.
Dikatakan bahwa datang dari Surya itu entah elektron ataukah proton. partikelnya belum diketahui, tetapi jika orang mengikuti keterangan Alquran, maka yang datang dari Surya itu bukanlah partikel tetapi sinar atau gelombang magnet yang menimbulkan perubahan cuaca atau badai magnet pada aurora di angkasa utara dan selatan bumi.

Setelah kita mengetahui betapa sirkulasi magnet antara Bumi dan Surya, maka dapatlah disadari kenapa jalur gempa dan vulkanik ada pada daerah-daerah tertentu antara Makkah dan Tuamoto di timur dan barat permukaan Bumi. Bahwa magnet positif yang masuk di utara Bumi sebagiannya ada yang membelok ke arah Makkah, yang lainnya langsung menuju ke selatan. Begitu pula magnet negatit yang masuk di selatan ada yang membelok ke Tuamoto di Pasifik dan setengahnya langsung ke utara dalam perut Bumi, hingga gambarnya kira-kira sebagai berikut:

[​IMG]

Titik M ialah Makkah di Saudi Arabia terbebas dari gempa dengan beberapa alasan, yaitu kulit Bumi di sana tebal sebab dulunya adalah kutub utara sebelum tofan di zaman Nuh, kedua, karena tempat itu paling jauh dari titik T, dan ketiga karena magnet negatif dari T lebih cenderung bergerak langsung ke arah Artik di titik U.

Sementara itu titik T ialah Tuamoto di Pasifik. Kegiatan vulkanis di sana masih berlaku karena dulunya kutub selatan yang bermagnet positif. Kini dilalui oleh magnet negatif yang datang dari Antartik di titik S. Dan selatan ini ada aliran magnet yang menuju Makkah di titik M, tetapi sebelum sampainya, telah berantukan dengan magnet dari utara dalam perut Bumi. Dengan sirkulasi magnet demikian dapat diketahui kenapa Australia juga terbebas dari bahaya gempa Bumi, dan Iceland jadi vulkanik sangat hebat.

[​IMG] [​IMG]

Maka satu-satunya cara yang efektif mengurangi bahaya gempa dan letusan gunung berapi ialah menghubungkan Makkah dengan Antartik, Tuamoto dengan Artik, dan kutub-kutub itu sendiri melalui Atlantik dengan bahan para magnet. Hubungan yang terakhir ini juga dapat mengurangi bahaya tornado dan hurricane dan sekaligus menghasilkan energi raksasa dari Bumi yang sesungguhnya adalah dynamo alam yang listrik besar. Usaha-usaha pengurangan bahaya tersebut dengan memakai ledakan bom atom ataupun penyuntikan air ke dalam Bumi adalah perbuatan sia-sia dan tidak logis.
Waspada! Benua Australia Terus Bergerak Mendekati Indonesia

Waspada! Benua Australia Terus Bergerak Mendekati Indonesia

[​IMG]

Dari sejumlah data diketahui jika benua di selatan Indonesia bergeser 7 sentimeter ke arah utara. Pergeseran ini terjadi karena pergerakan lempeng Bumi. Hal ini tentunya membuat benua Australia terus bergerak mendakati Indonesia.

Sebelumnya , Australia memang menjadi salah satu negara yang berada di atas lempeng tektonik yang memiliki pergerakan paling cepat dan bertumbukan dengan Lempeng Pasifik yang setiap tahun bergerak 11 sentimeter.

AKIBATNYA

Pergeseran benua Australia dan Indonesia ini akan memberikan efek yang membahayakan berupa gempa bumi berkekuatan besar .

Gempa bumi yang akan terjadi ini bisa berkekuatan 8,1 yang melanda utara Pulau Macquarie pada tanggal 23 Desember tahun 2004.

Menurut data, sejak tahun 1994 Benua Australia telah bergeser ke sebelah utara sejauh 1,5 meter. Oleh karena itu, para ilmuwan Negeri Kanguru itu kembali menghitung posisi Garis Bujur dan Garis Lintang negara mereka.

Sementara menurut pejabat Geoscience Australia, Dan Jaksa, pembaruan data ini sangat penting sebab ada perbedaan antara posisi saat ini dengan koordinat yang dipakai oleh Global Navigation Satellite Systems, seperti GPS.

” Garis benua memang tetap, tapi seiring berjalannya waktu, posisi itu dibandingkan dengan posisi GPS dapat membuat perbedaan, sehingga kita sangat perlu mengubahnya,” tutur Jaksa.
Misteri Segitiga Bermuda di Luar Angkasa

Misteri Segitiga Bermuda di Luar Angkasa

[​IMG]

Efek Terjadinya Anomali

Anomali atau kejadian aneh pada daerah ini juga bertanggung jawab atas berbagai masalah yang terjadi dengan wahana antariksa dan satelit ketika melintas di wilayah anomali ini karena dapat mengacaukan sistim dan program mereka serta mengganggu fungsi operasional wahana antariksa dan satelit.

1. Memiliki tingkat radiasi yang lebih tinggi

Menurut beberapa ilmuwan, penyebab adanya anomali ini karena wilayah tersebut memiliki tingkat radiasi lebih tinggi yang telah terakumulasi dalam anomali ini. Oleh karena adanya fenomena itulah, maka menjadi alasan bahwa zona ini membuat terjadinya beberapa kejadian aneh tersebut.

2. Memiliki medan magnet yang lebih tinggi

Sedangkan menurut NASA, anomali pada daerah SAA memiliki medan magnet bumi yang tinggi dan memungkinkan sinar kosmik dan partikel bermuatan listrik dapat mencapai hingga ke atmosfir yang lebih rendah.

Hal inilah yang mengganggu komunikasi dengan satelit, pesawat terbang dan pesawat ruang angkasa. Hingga kini NASA belum mengetahui apa penyebab adanya “lubang” geologi diatas lautan Atlantik Selatan atau dilepas pantai Brasil hingga ke Afrika Barat ini.

[​IMG]

South Atlantic Anomaly atau SAA sangat berbahaya bagi satelit dan pesawat ruang angkasa yang mengorbit Bumi pada ketinggian beberapa ratus kilometer ketika memasuki zona tersebut, karena akan mengalami kegagalan teknis akibat anomali yang terdapat di dalamnya.

Penyebab Anomali (Ketidakwajaran)

Sementara itu menurut wikipedia, South Atlantic Anomaly (SAA) adalah area di mana sabuk radiasi Bumi bernama Sabuk Van Allen (Van Allen Belts) berada paling rendah atau paling dekat dengan permukaan Bumi hingga ketinggian 200 km (124 mil).

Hal ini menyebabkan meningkatnya fluktuasi partikel energik (energetic particles) di wilayah ini dan mengekspos satelit yang mengorbit ke tingkat yang lebih tinggi dari radiasi normal. Efek ini disebabkan oleh non-konsentrisitet (non-concentricity) dari Bumi dan medan magnet pada kutubnya, dan SAA adalah wilayah paling dekat dengan permukaan Bumi dimana medan magnet Bumi menjadi relatif lebih lemah terhadap pusat medan magnet Bumi yang seharusnya normal.

Sebanyak dua buah Sabuk Radiasi Van Allen yang mengelilingi Bumi adalah simetris terhadap sumbu magnet Bumi yang letaknya miring terhadap sumbu rotasi Bumi dengan sudut sekitar 11 derajat. Persimpangan antara sumbu magnetik dan rotasi Bumi terletak tidak di pusat bumi, namun sekitar 500 kilometer (300 mil) agak ke utara.

Karena tidak simetris inilah, maka sabuk Van Allen bagian dalam (inner radiation belt) yang paling dekat dengan permukaan Bumi, dalam hal ini diatas Samudera Atlantik bagian selatan, dimana pada wilayah itu seakan “jatuh” hingga ketinggian hanya 200 km (124 mil). Sedangkan sabuk Van Allen bagian dalam yang terjauh dari permukaan Bumi berada diatas lautan Pasifik bagian utara.

Kejadian yang sering terjadi di Segitiga ini kegagalan fungsi pada satelit hingga astronot melihat UFO

South Atlantic Anomaly atau SAA sangat berbahaya bagi satelit astronomi dan pesawat ruang angkasa yang mengorbit Bumi pada ketinggian beberapa ratus kilometer.

Pada orbit ini satelit akan melalui anomali secara berkala, mengekspos mereka dalam beberapa menit pada radiasi kuat, yang disebabkan oleh partikel proton yang terjebak di dalam sabuk Van Allen bagian dalam.

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), yang mengorbit dengan kemiringan 51,6° derajat, membutuhkan perisai ekstra untuk menangani masalah ini. Sedangkan teleskop luar angkasa Hubble tidak mengambil pengamatan sementara ketika lewat zona SAA tersebut.

Astronot juga terpengaruh oleh fenomena di daerah ini yang dikatakan menjadi penyebab aneh penampakan ‘shooting stars‘ atau ‘bintang jatuh’ (phosphenes) yang terlihat pada visual astronot ketika melewati zona South Atlantic Anomaly.

Itulah sebab kenapa terjadi kegagalan fungsi, anomali dan keanehan, ketika wahana-wahana ruang angkasa dan jaringan satelit global melewati zona SAA ini, akibat dari radiasi.

TERBONGKAR, Inilah Bentuk Bumi Yang Sebenarnya, Seperti Apa Bentuknya ?

[​IMG]

Bumi tak seperti yang Anda kira, Ternyata selama ratusan tahun manusia dibohongi oleh propaganda media yang mengatakan bahwa bentuk bumi adalah bulat. Kebohongan sains selama 500 tahun terakhir ini dilakukan demi ‘proyek’ fantastis bernilai trilyunan US Dollar yang sedang dilakukan secara rahasia oleh negara-negara yang tergabung dalam program ISS (International Space Station) yang dipelopori oleh NASA.

Sebelum saya jelaskan bahwa bentuk bumi ini bukan bulat seperti bola namun datar, Mari kita baca dulu beberapa fakta penting dibawah ini,

1. Cobalah searching di google tentang foto-foto bumi yang dikeluarkan oleh NASA, perhatikan baik-baik. Apakah foto tersebut asli foto atau memang gambar kartun hasil editan? Silahkan klik NASA Satellites.
Pertanyannya, Adakah foto bumi dari NASA yang bukan CGI, Bukan hasil rekayasa komputer?

2. Perlu kita ketahui, Ada ribuan satelit di luar angkasa sana, Namun yang aneh, tak ada satupun radio atau optical teleskop yang bisa melihat satu saja dari satelite tersebut.

3. Google My Locations dan Google Maps sama sekali tidak menggunakan satelit dan GPS, Pihak Google sendiri mengaku mendapatkan gambar-gambar permukaan bumi dari drone.

4. Roket NASA tak pernah terbang secara vertikal (lurus ke atas dari bumi) dan sama sekali tak pernah melewati orbit (500 km dari bumi)

5. Budget NASA 256 trilyun, Hasilnya hanya gambar-gambar CGI dan video dalam air. Lihat Wikipedia

6. Buktinya Galileo dihukum mati ketika tidak bisa membuktikan teorinya secara empiris. Silahkan cari informasi ini dari sumber manapun!

7. Jika air laut gak tumpah dan bisa nempel di bumi, kenapa balon yang diisi gas bisa terbang? Apakah itu namanya ‘anti gravitasi’? Dan lagi-lagi ini hanya teori sampah.

Ini hanya salah satu kebohongan yang dilakukan oleh sains modern, ada banyak hoax-hoax lain yang dijejalkan dalam otak kita yang tanpa kita sadari menjadi sebuah konsep kebenaran, seperti teori-teori dibawah ini,
Tak perlu Tuhan untuk terjadinya BIG BANG
Alam semesta ini tercipta bukan karena kekuasaan Tuhan, Tapi karena kecelakaan kosmik yang bersifat random
Anda bukan manusia, Anda hanyalah hasil evolusi dari kera
Spiritualisme hanyalah ilusi, yang nyata adalah materialisme

Kebohongan tentang Bentuk Bumi Yang Sebenarnya Datar ini memang sengaja disembunyikan karena ada ‘proyek’ besar. Anda penasaran proyek apakah tersebut, Silahkan lihat video dibawah ini.
Asgardia, Negara Buatan Ilmuwan Pertama Di Luar Angkasa

Asgardia, Negara Buatan Ilmuwan Pertama Di Luar Angkasa

[​IMG]

Sebuah konsep mirip kota dengan populasi yang banyak bernama Asgardia direncanakan untuk segera dibangun diluar angkasa.

Pemimpin proyek Asgardia, Igor Ashurbeyli, yang mendeklarasikan penciptaannya (Declaration of creation) negara itu pada 12 October 2016 silam mengatakan bahwa nantinya Asgardia akan menjadi negara kecil (Micronation) sendiri, yang berbasis di luar angkasa atau tepatnya di orbit rendah Bumi.

Asgardia mengklaim sebagai prototipe masyarakat yang bebas dan tidak terikat, yang menjunjung tinggi pengetahuan, kecerdasan, ilmu sebagai inti. Juga mengakui nilai luhur dari setiap manusia. Dan secara demonim, mereka akan menamakan penduduknya sebagai Asgardian.

Juru bicara proyek Asgardia, Timothy Wild menolak mengungkapkan berapa jumlah peneliti dan pakar yang terlibat dalam proyek ini, namun dia memastikan misi ini bukan main-main ataupun omong kosong belaka.

Direncanakan pula satelit pertama Argardia akan diluncurkan pada tahun 2017, dan pada masa depan akan mampu menampung hingga 150 juta manusia untuk tinggal dan bekerja di luar angkasa.

Menanggapi ambisi tersebut, pakar luar angkasa, Joanne Irene Gabrynowicz berpendapat, tidak mudah untuk Asgardia bakal diakui sebagai sebuah negara.

Dibawah hukum internasional, ada kriteria khusus untuk suatu entitas agar diakui sebagai sebuah bangsa. Yakni harus memiliki wilayah dan populasi, dan diakui sebagai bangsa oleh bangsa lain, dan menyatakan bahwa sebuah bangsa ada, itu tidak cukup.

Diketahui untuk konteks antariksa selama ini, ada yang menegaskan tidak boleh entitas negara mana pun yang bisa mengklaim sebuah wilayah di antariksa.

Profesor Sa’id Mosteshar, Director dari London Institute of Space Policy and Law juga ragu bahwa Asgardia akan diakui sebagai negara di bawah peraturan internasional.

Selain itu, mengingat Asgardia tidak akan memiliki wilayah yang dapat mengatur dirinya sendiri dan para “warganya” tetap ada di Bumi, maka kemungkinan ia akan diakui sebagai negara akan sangat kecil.

[​IMG]

Perekrutan warga negara

Menurut Igor Ashurbeyli, ilmuwan asal Rusia yang pemimpin tim proyek Asgardia yang juga sekaligus sebagai pendirinya, orang-orang di Bumi sekarang sudah dapat mengajukan diri untuk dipilih sebagai salah satu dari 100.000 warga pertama melalui situs web resmi Asgardia, dari yang direncanakan totalnya akan sebesar 531.846 jiwa.

Pada saat konferensi pers di Paris pada 12 Oktober 2016 silam, jumlah orang yang mengajukan diri sebagai “warga negara Asgardia” telah mencapai lebih dari 84.000 orang.

Sementara itu, Asgardia sendiri untuk saat ini belum resmi menjadi sebuah negara.

[​IMG]

Tim proyek Asgardia mengatakan mereka membutuhkan setidaknya puluhan ribu “warga negara” sebelum mereka secara resmi diakui sebagai negara oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut situs web resmi Asgardia, tidak ada biaya yang dimintai setiap orang di Bumi yang ingin mengganti kewarganegaraannya menjadi warga negara Asgardia.

Sebagai sebuah entitas negara, Asgardia juga sedang mencari ide dan masukan untuk bendera, lambang negara sampai lagu kebangsaannya. “Asgardia melayani seluruh umat manusia yang ingin terlepas dari kesejahteraan pribadi dan kemakmuran negara di mana mereka dilahirkan.

Melindungi Bumi dari “asteroid nakal”???

Banyak spekulasi dan konspirasi tentang misi pembuatan “negara di luar angkasa” tersebut. Salah satunya adalah sebagai indikator ancaman keamanan Bumi terhadap suatu benda antariksa yang akan menuju atau mendekati atau bisa jadi menghantam Bumi.

Ketua Komite Ilmu Antariksa UNESCO menyatakan, manusia yang ingin berpindah ke Asgardia, punya misi khusus yakni mendorong perdamaian dunia, dan melindungi Bumi dari asteroid ‘nakal’ serta puing-puing di luar angkasa.

Maka pembuatan Asgardia diusulkan sebagai negara yang berbasis di luar angkasa. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan kerangka kerja baru untuk bagaimana kegiatan di ruang angkasa dapat diatur dan dimiliki, dan “memastikan bahwa masa depan damai dan dilakukan untuk kepentingan umat manusia.”

Proposal bangsa telah diumumkan pada Oktober 2016 silam oleh Igor Ashurbeyli , pendiri dari Pusat Penelitian Internasional Aerospace (Wina), dan Ketua UNESCO komite ilmu ruang angkasa. Dari beberapa sumber, organisasi ini meluncurkan satelit dengan payload yang sangat dirahasiakan dan diluncurkan tahun 2017.

Siapa pencetus ide ini?

Seperti yang dipublikasikan di semua media, bahwa inti dari pembuatan Asgardia adalah “Peace in Space” atau Perdamaian di Ruang Angkasa dan sebagai pencegahan dari akibat atau efek konflik-konflik di Bumi, maka akan dipindahkan ke ruang angkasa. Apakah benar untuk semua itu?

Namun, kita bisa berfikir bahwa bukan berarti akibat ancaman dari luar angkasa saja, tapi juga ancaman dari dalam Bumi seperti letusan super volcano atau bencana rangkaian letusan gunung-gunung api di dunia. Atau bahkan adanya rencana Perang Dunia III yang sudah di depan mata untuk beberapa waktu ke depan.

Pertanyaannya, siapa sebenarnya dibalik semua rencana ini? Mereka adalah para elit dari Illuminati, ya merekalah dibalik semua ini. Merekalah yang memiliki uang terbanyak walau hanya berjumlah 1% dari seluruh populasi dunia.

Mereka telah menguasai ekonomi, keuangan, tentara, senjata, kekuatan dalam banyak hal dan juga mengontrol organisasi-organisasi di PBB dan organisasi penting lainnya. Mereka telah mempersiapkan semua ini.

Lalu pastinya perekrutan warga negaranya juga tak serampangan. Pastinya keluarga dan para turunannya, sekutunya dan kolega mereka. Lalu, mereka akan terbang dari permukaan planet Bumi, dan mengangkasa mengelilinginya hingga permukaan Bumi kembali aman untuk ditinggali.

Agenda yang direncanakan akan rampung pada tahun 2030 ini adalah suatu rencana yang sangat teramat besar, mereka dan turunannya ingin berusaha bertahan hidup! Sementara manusia yang lainnya akan musnah.

Sumber: https://indocropcircles.wordpress.com
Rudal Milik Alien atau Pesawat UFO di Bulan ?

Rudal Milik Alien atau Pesawat UFO di Bulan ?

Hasil gambar untuk ufo moon

Sebuah video baru telah muncul di YouTube mengenai teori konspirasi yang menunjukkan foto UFO yang diambil pada bulan Juli tahun 1969. Dalam foto terlihat seperti benda berbentuk rudal (peluru kendali) dengan penampakan adanya jejak terang di belakangnya.


Foto hitam putih itu diduga telah diambil saat Apollo 11 melakukan misinya di ruang angkasa, yang diawaki oleh Neil Armstrong dan Buzz Aldrin. Dengan Teori UFO-nya, “Paranormal Crucible”, mengunggah video dengan menunjukkan foto misterius tersebut, awal bulan ini.

Deskripsi untuk video itu berbunyi: “Foto Aneh dari arsip Apollo yang muncul untuk menunjukkan jenis rudal UFO berlayar melintasi bulan”.

“Dapatkan Nasa menjadi pembom instalasi alien di permukaan bulan, mungkin menggunakan kapal berteknologi tinggi dari program luar angkasa yang rahasia?”


“Objek yang sangat aneh, tidak meyakinkan jika itu adalah pesawat alien, lebih mungkin sesuatu yang diluncurkan, tapi pada siapa dan mengapa?”


Sementara ini video itu telah memiliki lebih dari 100.000 pemirsa, yang tidak semua orang tampaknya yakin. Pengguna xNyc008X berkomentar, “Saluran lain yang kehilangan kredibilitas karena telah mengubah foto utama. Benar-benar menjadi nyata, khususnya dengan hal-hal seperti ini.”


Spectrumwiz menambahkan, “Bulu Rocket tidak terjadi dalam ruang hampa.”

Nigel Watson, penulis Manual Investigasi UFO mengatakan pada MailOnline, “Masalah utamanya adalah bahwa kita tidak memiliki skala penalaran di sini, dan itu akan menjadi perbandingan yang berharga untuk daerah yang sama pada waktu hari yang berbeda untuk melihat apakah ini adalah ilusi optik yang disebabkan oleh kombinasi fitur geografis dan sudut matahari.”

Apollo 11 adalah pesawat antariksa pertama yang mendaratkan manusia di bulan. Komandan misi Neil Armstrong dan pilot Buzz Aldrin mendaratkan “Eagel” pada Juli 1969.

Selama waktu di permukaan bulan, Apollo 11 menangkap beberapa gambar, meskipun tidak jelas apakah foto yang digunakan dalam video YouTube tersebut adalah foto resmi Nasa.

Pesawat ruang angkasa APOLLO 11 

Apollo 11 adalah pesawat ruang angkas pertama yang mendaratkan manusia di bulan. Komandan misi Neil Armstrong dan pilot Buzz Aldrin mendaratkan pesawat “Eagle” pada Juli 1969.

Armstrong menjadi orang pertama yang melangkah di permukaan bulan enam jam kemudian Aldrin bergabung dengannya sekitar 20 menit berikutnya.

Mereka menghabiskan waktu sekitar dua seperempat jam bersama di luar pesawat ruang angkasa, dan mengumpulkan 47,5 pound (21,5 kg) materi bulan untuk kemudian kembali ke bumi.

Diluncurkan dari Kennedy Space Centre di Florida, Apollo 11 adalah misi program Apollo NASA berawak kelima. Disiarkan di TV untuk pemirsa di seluruh dunia, Armstrong melangkah ke permukaan bulan dan menggambarkan peristiwa ini sebagai ‘satu langkah kecil untuk (seorang) manusia, satu lompatan raksasa bagi umat manusia.
WOW!!! Mesin Roket Ini Berkecepatan Cahaya, Cuma 4 Jam ke Bulan

WOW!!! Mesin Roket Ini Berkecepatan Cahaya, Cuma 4 Jam ke Bulan

NASA, lembaga penerbangan luar angkasa Amerika Serikat, baru-baru berhasil melakukan tes sebuah mesin roket baru bernama: 'WARP DRIVE' yang bisa membawa penumpang ke bulan hanya dalam tempo empat jam, bahkan mungkin lebih cepat dari kecepatan cahaya.
[​IMG]
Menggunakan mesin Warp Drive ini memungkinkan manusia mencapai galaksi lain yang selama ini masih berada di fiksi ilmiah. NASA diam-diam menguji metode baru yang revolusioner menuju ke ruang angkasa pada kecepatan yang lebih cepat dari cahaya.

Para peneliti mengatakan mesin baru bisa mengangkut penumpang dan peralatan ke bulan dalam waktu empat jam. Bahkan mampu mencapai perjalanan ke Alpha Centauri, yang jaraknya mencapai puluhan ribu tahun cahaya, bisa dicapai hanya dalam 100 tahun.

Sistem ini didasarkan pada drive elektromagnetik, atau EMDrive, yang mengubah energi listrik roket menjadi daya dorong tanpa perlu bahan bakar.

Para peneliti dari Amerika Serikat, Inggris dan China beberapa dekade terakhir ini telah menunjukkan EMDrive hasil itu, namun hasil mereka menghadapi kontroversi karena belum ada yang tahu pasti bagaimana cara kerjanya.

Sekarang, NASA telah membangun EMDrive yang bekerja dalam kondisi seperti di ruang angkasa, demikian pejelasan forum NasaSpaceFlight.com.

Konsep mesin EmDrive relatif sederhana. Mesin ini memberikan dorongan untuk pesawat ruang angkasa dengan memantulkan gelombang mikro di dalam wadah tertutup. Energi matahari menyediakan listrik seperti menyalakan oven microwave, berarti bahwa tidak diperlukan propelan.

Implikasi untuk ini bisa menjadi besar. Misalnya, satelit saat ini bisa menjadi setengah ukuran yang ada sekarang bahkan tanpa harus perlu membawa bahan bakar. Manusia juga bisa bepergian jauh ke luar angkasa, menghasilkan propulsi mereka sendiri di jalan.

Konsep mesin EmDrive relatif sederhana. Ini memberikan dorongan untuk pesawat ruang angkasa memantulkan gelombang mikro di dalam wadah tertutup. Dalam foto adalah perangkat pertama yang diciptakan oleh Roger Sawyer. Roger Sawyer membawa konsep ini pada tahun 2000, satu-satunya tim yang memberi tanggapan serius adalah sekelompok ilmuwan Cina.

Pada tahun 2009, tim telah bekerja keras sehingga bisa menghasilkan daya dorong 720 millinewton (atau 72g), cukup untuk membangun sebuah pendorong satelit. Tapi tetap, tidak ada yang percaya bahwa mereka telah mencapai ini.

Tahun lalu, ilmuwan Pennsylvania yang berbasis di Guido Fetta dan timnya di NASA Eagleworks menerbitkan sebuah kertas kerja yang menunjukkan bahwa sebuah mesin yang sama bekerja pada prinsip yang sama.

Model mereka, dijuluki Cannae Drive, menghasilkan lebih sedikit dorong di 30 sampai 50 micronewtons - kurang dari seperseribu output dari pendorong ion relatif rendah yang digunakan saat ini.

Dalam fisika disebutkan bahwa partikel dalam kuantum vakum tidak dapat terionisasi, sehingga Anda tidak dapat mendorong secara terbalik. Tetapi tes terbaru NASA justru menunjukkan hasil sebaliknya.

'NASA telah berhasil menguji EmDrive dalam vakum keras, untuk pertama kalinya NASA melaporkan hasil yang sukses untuk tes ini,' tulis para peneliti. Lihat Juga : -Foto Ibu Guru Smp Bikin Kehebohan Karena Foto Kayak Gini Parah..

Dalam situs resmi NASA mengatakan bahwa: "Ada banyak 'masuk akal teori' yang telah menjadi kenyataan selama bertahun-tahun penelitian ilmiah. "Tapi untuk waktu dekat, warp masih dalam impian.
Ditemukan Superbenua 85 Juta Tahun Silam di Dasar Laut Samudera Hindia

Ditemukan Superbenua 85 Juta Tahun Silam di Dasar Laut Samudera Hindia

Sepotong daratan dari benua kuno terkubur di bawah Samudera Hindia. Bukti yang ditemukan para peneliti menyebutkan bahwa sebuah daratan yang pernah terbentuk antara 2.000 sampai 85 juta tahun lalu.

Oleh para ilmuwan daratan ini disebut “Mauritia.” Namun, seiring dengan terbentuknya pola daratan dunia, daratan Mauritia ini mengalami fragmentasi (terbagi-bagi) dan menghilang di bawah gelombang laut

Superbenua

Sekitar 750 juta tahun silam, daratan di bumi saling terhubung satu sama lain, kemudian membentuk sebuah daratan besar bernama Rodinia. Meskipun India dan Madagaskar dipisahkan samudera sepanjang ribuan kilometer dari, namun, kedua daratan ini saling terhubung.

Para peneliti percaya bahwa bukti yang mereka temukan adalah sebuah daratan memanjang disebut microbenua yang pernah terselip di antara negara India dan Madagaskar. Tim peneliti menarik kesimpulan ini setelah mempelajari butiran pasir di pantai Mauritius.

“Kami telah menemukan zircon (batuan mineral) di Pantai Mauritius, dan ini adalah salah satu kandungan yang hanya ditemukan di benua yang berumur sangat tua,” kata Profesor Trond Torsvik, dari Universitas Oslo di Norwegia.

Setelah diteliti, zircon yang ditemukan ternyata berumur antara 600 sampai 1.970 tahun yang lalu. Tim menyimpulkan, zirkon merupakan sisa-sisa tanah kuno yang telah diseret sampai ke permukaan pulau selama periode letusan gunung berapi.
[​IMG] ​

Hasil gambar untuk profesor torsvik madagascar india

Profesor Torsvik menuturkan, pecahan Mauritia bisa ditemukan di sekitar 10 kilometer di bawah Mauritius serta di bawah balutan Samudera Hindia. Proses ini berlangsung selama jutaan tahun lalu, dari Precambrian Era ketika tanah mengalami tandus dan tanpa kehidupan hingga usia ketika dinosaurus mulai hidup di Bumi.

Namun, sekitar 85 juta tahun silam, dimana seiring dengan berpindahnya India dari Madagaskar ke lokasi saat ini, potongan mikro-benua tersebut mulai tercerai berai dan akhirnya lenyap di bawah gelombang laut. Namun, sebagian kecil diantaranya mungkin masih eksis.

Saat ini, tim peneliti masih mencari bagian-bagian dari benua lain yang tersebar di bawah Samudera Hindia.

“Kami perlu data seismik untuk mendapatkan gambar yang terstruktur. Ini akan menjadi bukti utama untuk menelusuri benua yang hilang, namun untuk mewujudkannya butuh biaya yang besar,” tutur Torsvik.